Tuesday, May 9, 2017

Adu Mulut Neymar dengan Asisten Pelatih Barcelona



Suasana tidak kondusif terjadi di lapangan latihan Barcelona. Neymar beradu argumen dengan Juan Carlos Unzue, yang adalah asisten Luis Enrique.

Menurut laporan Mundo Deportivo, sebagaimana dikutip dari DailyMail, adu mulut tersebut terjadi saat Juan Carlos Unzue membicarakan taktik dengan Neymar. Pada kesempatan itu Unzue menyatakan beberapa hal pada bintang asal Brasil itu.

Saat itulah adu mulut antara keduanya terjadi. Neymar yang tak setuju dengan Unzue lantas meninggikan suaranya.

Karena berlangsung cukup sengit, beberapa staff Barcelona yang berada di lokasi latihan kemudian mencoba melerai. Meski kemudian bisa mereda, adu argumen tersebut kembali dibahas di ruang ganti pemain.

Disebutkan kemudian kalau kejadian itu terjadi sebelum Barcelona berhadapan dengan Villarreal. The Catalans memenangi pertandingan itu dengan skor meyakinkan 4-1.

Sementara itu Marca melaporkan kalau adu mulut antara keduanya terjadi karena Uzue menyindir Ronaldinho saat memberikan instruksi pada Neymar.

"Jika kamu terus seperti ini, Kamu akan berakhir seperti Ronaldinho," ucap Unzue pada Neymar.

Masih dikutip Marca, pernyataan Unzue itu juga mengecewakan banyak pemain Barca. Meski tak lagi memperkuat Blaugrana, Ronaldinho masih menjadi teman dekat penggawa Barca dan kini bahkan menjabat duta klub.

Juve Bakal Jadi Lawan Sepadan Madrid di Final



Ada peluang besar untuk Juventus dan Real Madrid berjumpa di final Liga Champions. Bianconeri dianggap bakal jadi lawan sepadan untuk Los Blancos.

Baik Juve maupun Madrid dalam posisi menguntungkan jelang leg kedua semifinal yang dihelat tengah pekan ini. Juve yang menang 2-0 di kandang Monaco akan gantian menjamu lawannya itu di Juventus Stadium, Rabu (10/5/2017) dinihari WIB nanti.

Sementara Madrid yang mengantungi keunggulan 3-0 akan bertandang ke Vicente Calderon, Kamis (11/5/2017) dinihari WIB besok untuk menghadapi Atletico Madrid.

Dengan kondisi seperti ini maka Madrid dan Juve pantas disebut jadi calon terkuat finalis Liga Champions 2017 akan finalnya akan dihelat di Cardiff City 3 Juni mendatang.

Jika keduanya berjumpa di final maka Madrid tentu lebih diunggulkan dengan pengalaman mereka bermain di final plus tentunya status juara bertahan. Tapi peningkatan pesat Juve usai kekalahan dari Barcelona di final 2015 disebut bakal jadi senjata rahasia mereka.

Apalagi mereka sudah terbukti ketangguhannya dengan menyingkirkan favorit juara Barcelona di perempatfinal.

"Tim ini pantas berada di posisi saat ini, dan tentunya misinya adalah bisa lolos ke final," ujar eks penyerang Juve, David Trezeguet, kepada L'Equipe.

"Pada laga tandang ke Monaco, mereka tampil dengan sempurna," sambungnya.

"Secara fisik, tim ini lebih baik ketimbang dua tahun lalu, ketika kalah dari Barcelona di final. Saya melihat adanya determinasi, agresivitas, dan tim yang terorganisir dengan baik dengan sikap positif para pemainnya."

"Jika kami berjumpa Real Madrid di final, yang mana itu harusnya terjadi, maka kami punya cukup senjata untuk menandingi mereka," tutupnya.

Monday, May 1, 2017

El Derbi Madrileno: Dominasi Madrid vs Dendam Atletico


Untuk kali keempat secara beruntun Real Madrid dan Atletico Madrid berhadapan di babak knock out Liga Champions. El Real lebih dominan, tapi Los Colchoneros dibakar dendam untuk dibayarkan.

Rabu (3/5/2017) dinihari nanti El Derbi Madrileno, yang disebut juga sebagai Derby Madrid, akan tersaji di semifinal Liga Champions. Pertandingan ini sekaligus menjadi ulangan final tahun lalu, di mana El Real pada akhirnya jadi juara dalam laga yang dituntaskan via drama adu penalti.

Dalam beberapa tahun ke belakang, Atletico sebenarnya sudah lebih bisa mengimbangi Madrid. Termasuk kemenangan gemilang 4-0 yang didapat pada musim 2014/2015.

Namun jika pertandingan itu terjadi pada ajang Liga Champions, Atletico masih belum punya daya saing yang cukup. Dalam empat musim terakhir kedua tim sudah saling berhadapan tapi belum sekalipun Atletico menang.

Dalam empat pertemuan seperti disebut di atas, dua di antaranya terjadi di partai final. Dua-duanya tuntas dengan kekalahan di kubu Atletico.

Berikut data-data duel Derby Madrid dari Opta, seperti dikutip dari Sky Sports.

- Ini merupakan kali keempat secara beruntun Madrid dan Atletico berhadapan di fase knockout Liga Champions. Malang buat Atletico karena mereka belum sekalipun menang dalam kurun tersebut (2D 2L)

- Atletico dan Madrid saling berhadapan di final 2013/2014 dan 2015/2016. Pada edisi pertama Madrid menang 4-1 via perpanjangan waktu, sementara di final kedua Madrid menang lagi 5-3 namun melalui adu penalti.

- Atletico dan Madrid sudah berhadapan di semifinal Liga/Piala Champions sebelumnya. Itu terjadi di musim 1958/59, di mana Madrid keluar sebagai pemenang dan kemudian mengangkat trofi juara.

- Ini merupakan semifinal Liga Champions ketiga Atletico dalam empat musim terakhir. Sebelumnya mereka kesulitan lolos hingga empat besar, dengan kali terakhir itu terjadi pada 1992/1993.

- Buat Madrid, ini adalah kali ketujuh secara beruntun mereka melangkah ke semifinal. Tak pernah ada sebelumnya klub punya capaian sebaik itu.

- Di Liga Champions musim ini Atletico Madrid hanya menelan satu kekalahan dari 10 laga yang sudah dijalani (W7 D2).

Sakit Hati Atletico Berbahaya untuk Madrid


Rasa sakit hati serta dendam tentu menyelimuti para pemain Atletico Madrid jelang duel dengan Real Madrid. Hal ini diwaspadai betul oleh Zinedine Zidane.

Bagaimana tidak ketika impian Atletico untuk menjuarai Liga Champions pertama kalinya kandas di tangan Madrid. Tak hanya sekali, tapi dua kali Madrid melukai Atletico di laga final.

Belum hilang rasanya kekecewaan Atletico saat kalah 1-4 di Lisbon, musim lalu Atletico kembali menelan kekalahan meski terjadi dalam drama adu penalti.

Pertemuan kedua tim itu kembali terjadi tapi bukan di final melainkan semifinal Liga Champions. Madrid akan jadi tuan rumah lebih dulu di Santiago Bernabeu, Rabu (3/5/2017) dinihari WIB sebelum gantian tandang ke Vicente Calderon pekan depan.

Dua kekalahan itu plus satu di perempatfinal Liga Champions 2014/2015 diyakini Zidane bakal memotivasi Atletico untuk menang.

"Saya rasa tidak (dua kekalahan di final membebani Atletico) - yang ada justru sebaliknya," ujar Zidane di Soccernet.

"Tentu saja ini positif untuk kami tapi ini benar-benar berbeda, laga semifinal, dan mereka akan melakukan apapun untuk lolos," sambungnya.

"Dan kami akan berusaha keras menang besok, tidak memikirkan soal leg kedua. Kami hanya harus memikirkan laga besok."

Jadwal Liga Champions dan Liga Europa Tengah Pekan Ini


Semifinal leg pertama Liga Champions dan Liga Europa akan dihelat tengah pekan ini. Berikut jadwalnya.

Real Madrid, Atletico Madrid, Monaco, dan Juventus akan memulai usahanya menembus partai final Liga Champions dengan menjalani pertandingan leg pertama.

Sementara Ajax, Lyon, Celta Vigo, dan Manchester United juga bakal mengawali upaya untuk bisa sampai ke partai puncak Liga Europa di partai leg pertama.

Ini jadwal Liga Champions dan Liga Europa leg pertama tengah pekan ini

Liga Champions leg pertama

Rabu (3/5/2017) WIB
01:45 Real Madrid vs Atletico Madrid (beIN Sports 1, SCTV)

Kamis (4/5/2017) WIB
01:45 Monaco vs Juventus (beIN Sports 1, SCTV)

Liga Europa leg pertama

Rabu (3/5/2017) WIB
23:45 Ajax vs Lyon (beIN Sports 1)

Jumat (5/5/2017) WIB
02:05 Celta Vigo vs Manchester United (beIN Sports 1, SCTV)